Santo Fransiskus Xaverius
Dalam sebuah nama terkandung sebuah harapan. Hal itu sungguh nyata dalam pengalaman hidup semua orang tua saat memberi nama kepada anaknya yang baru saja lahir. Sejalan dengan pengalaman para orang tua tersebut demikian juga halnya dengan apa yang terjadi 59 tahun yang lalu di paroki kita. Para pendahulu paroki kita baik Bapa Uskup, para imam dan para awam pada masa itu memiliki harapan terhadap komunitas umat Allah yang berada di Tanjung Priok, Jakarta Utara. Harapan itu diungkapkan dalam sebuah nama: Santo Fransiskus Xaverius. Dengan memberi nama pelindung paroki kita dengan nama besar St. Fransiskus Xaverius, para pendahulu kita berharap agar hidup umat Allah di paroki kita bisa meneladan pesona luar biasa yang terpancar dalam hidup St. Fransiskus Xaverius.
Dalam kumpulan kisah hidup para suci, St. Fransiskus Xaverius digelari sebagai seorang pengaku iman, pelindung karya misi. Ia dihormati sebagai pelindung karya misi karena seluruh hidupnya dipersembahkan kepada Tuhan untuk menyebarkan ajaran iman yang benar dipelbagai belahan bumi bahkan sampai di kepulauan negara kita. Melakukan semua itu dalam konteks jaman itu, tentulah bukan hal yang mudah karena dia harus berlayar selama berbulan-bulan untuk mencapai daerah-daerah itu. Namun semua kesulitan itu dihadapinya dengan keteguhan semangatnya yang besar dan bernyala-nyala sehingga aneka kesulitan itu bukanlah menjadi halangan baginya untuk melakukan semua itu. Semangat yang begitu besar dan bernyala itu ada dalam diri Santo Fransiskus Xaverius karena dia meyakini bahwa tidak ada gunanya orang memiliki banyak hal dalam hidupnya di dunia ini apabila ia tidak dapat menyelamatkan jiwanya. Itulah sepenggal kisah hidup St. Fransiskus Xaverius yang diharapkan oleh para pendiri paroki ini.
Kisah singkat hidup St. Fransiskus Xaverius tersebut kini menjadi cermin bagi kita seluruh umat paroki St. Fransiskus Xaverius yang sedang merayakan hari raya pelindung paroki. Kita diajak bertanya kepada diri kita sendiri, apakah hidup kita sebagai suatu keluarga umat Allah telah kita arahkan sejalan dengan kisah hidup St. Fransiskus Xaverius? Apakah ada tanda-tanda dalam kehidupan kita sebagai suatu paroki bahwa perjalanan kita sebagai paroki benar-benar sudah menjanjikan sebuah harapan bahwa apa yang diharapkan oleh para pendiri paroki ini benar-benar telah dan akan terus kita wujudkan.
Dengan inspirasi dari sejarah hidup St. Fransiskus Xaverius serta disemangati oleh arah dasar Keuskupan Agung Jakarta, hari ini kita diingatkan akan panggilan hidup kita sebagai umat Allah yang berada di paroki St. Fransiskus Xaverius. Kita diingatkan untuk menghidupi apa yang dilakukan oleh St. Fransiskus Xaverius, yaitu bersama-sama menghidupi iman Katolik kita agar persaudaraan semakin kokoh dan berbuah pada pelayanan kasih kepada sesama kita. ( Rm. Yoyon CM )
Related posts:
- 10 Lingkungan yang masuk Lomba Koor Santo Fransiskus Xaverius + Jadwal Tugas Koor yang masuk 10 Besar Lingk. St....
- Sebuah inspirasi untuk hidup bersama Suatu ketika ada seorang yang bertanya kepada saya: “Bisakah orang...
- Renungan Minggu Biasa XXII Berkaca dari hidup Yesus Penderitaan dan hal-hal yang tidak menyenangkan...
- Renungan Minggu Biasa XXIII Sabda Allah dalam bahasa manusia Jika kita diminta untuk melakukan...
- Berbahagialah mereka yang percaya, meskipun tidak melihat Hidup dan pertumbuhan iman para murid Yesus akan kebangkitan Yesus...
Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.







