Archive for the ‘Jokes’ Category
Video Lucu Mengenai Hiu Putih Besar
Monday, April 26th, 2010Memancing
Saturday, January 23rd, 2010Sore hari setelah hujan turun seorang kakek nongkrong di tepi got dengan memegang sebuah pancing sambil bersarung dan merokok klobot. Orang-orang yang melihatnya ada yang keheranan. Ada yang kasihan. Ada juga yang tertawa. Kemudian si Badrun menghampirinya dan bertanya, “Kek mancing untuk apa ?” “Untuk makan”, jawab kakek.
Badrun merasa kasihan. Lalu berkata,”Ayo kek ikut saya makan, nanti saya yang membayarnya. Jangan khawatir”. Pada awalnya kakek malu-malu. Setelah setengah dipaksa akhirnya kakek mau juga. (more…)
KISAH SI 1000 DAN SI 100000
Friday, October 16th, 2009Konon, uang seribu dan seratus ribu memiliki asal-usul yang sama tapi
mengalami nasib yang berbeda. Keduanya sama-sama dicetak di PERURI
dengan bahan dan alat-alat yang oke.
Pertama kali keluar dari PERURI, uang seribu dan seratus ribu sama-sama
bagus, berkilau, bersih, harum dan menarik.
Namun tiga bulan setelah keluar dari PERURI, uang seribu dan seratus
ribu bertemu kembali di dompet seseorang dalam kondisi yang berbeda. Uang
seratus ribu berkata pada uang seribu :”Ya, ampiiiuunnnn. ……….
darimana saja kamu, kawan? Baru tiga bulan kita berpisah, koq kamu udah
lusuh banget? Kumal, kotor, lecet dan…… bau! Padahal waktu kita
sama-sama keluar dari PERURI, kita sama-sama keren kan ….. Ada apa
denganmu?” Uang seribu menatap uang seratus ribu yang masih keren dengan
perasaan nelangsa. Sambil mengenang perjalanannya, uang seribu berkata : (more…)
Anak Ahli Komputer
Saturday, January 31st, 2009Kendati sudah bercerai dengan Wina, Joni memutuskan untuk membesarkan sendiri anak hasil pernikahannya dengan Wina.
Bangga dengan profesi sebagai ahli Komputer, Joni berusaha sedini mungkin mengajarkan kepada anaknya prinsip kerja Komputer. Ketika sedang memberi makan, Joni berkata, ” Nah Billy, anggap makanan disendok ini disket dan mulutmu diskdrive. Disket harus dimasukkan kedalam disdrive.”
Si anak membuka mulunya dan makan. Tapi setelah beberapa suap, si anak enggan membuka mulutnya dan Joni terus membujuk, “Ayo buka mulutmu, disket ini harus masuk ke dalam disdrive.”
Sambil menunjukkan ada butiran batu, si anak berkata,” Papa, ada virus.”
Dengan sabar Joni membuang butiran batu tersebut dan si anak mau makan lagi. Namun setelah beberapa suap, si anak berhenti makan dan Joni yang mulai tidak sabar terus meminta anaknya membuka mulut. Si anak tetap saja tidak mau makan. Setelah Joni berteriak marah, akhirnya si anak berkata, ” Papa, komputernya sedang hang !!!”.
Joni Cuma menghela nafas panjang mencoba tetap sabar. Terlintas dibenaknya untuk memformat anak badung yang ada di hadapannya.
( YustinusSumantri Hp. , SJ )
Tepuk Tangan
Sunday, September 14th, 2008Adegan yang sangat menegangkan. Sebuak gedung pencakar langit terbakar. Tampak 11 orang tengah bergelantungan pada seutas tali di dinding gedung tersebut. Tali itu sebenarnya hanya kuat menanggung beban 10 orang, jadi salah satu dari mereka harus ada yang berkorban atau dikorbankan. Untuk beberapa waktu lamanya tak ada satupun yang bersedia menjadi sukarelawan, sampai akhirnya salah satu dari mereka memecah kesunyian dan angkat bicara.
“Teman-teman, meskipun ini berat tapi demi kalian aku rela mengorbankan diri. Sampaikan salamku untuk seluruh keluargaku, dan katakan pada mereka kalau aku meninggal demi sesuatu yang mulia,” katanya dengan penuh perasaan. Sepuluh orang lainnya yang bergelantungan di tali merasa terharu dan tanpa terasa mereka bertepuk







